Menu
mediakoran.com

Perkuat Sinergi Cegah HALINAR, Lapas Pangkalan Bun Bersama Polres, Brimob, dan BNNK Kobar Gelar Razia dan Tes Urine

  • Share

MeKo||Pangkalan Bun

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah menggelar razia gabungan dan tes urine bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta petugas, Senin (21/09). Kegiatan diawali dengan apel bersama di lapangan Lapas yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pangkalan Bun, Dawa’i, kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan gabungan di sejumlah blok hunian. Kegiatan ini melibatkan jajaran Lapas bersama Polres Kotawaringin Barat, Brimob, dan BNNK Kotawaringin Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di area Blok A, B, dan C dengan melibatkan seluruh pegawai serta regu jaga Lapas bersama personel dari instansi terkait. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam blok hunian, di antaranya korek api, benda berbahan kaca seperti botol parfum, gelas, dan cermin, benda berbahan besi seperti paku, sendok, serta tumbler stainless, dan amplas. Sementara itu, tidak ditemukan telepon seluler maupun narkotika dalam pelaksanaan penggeledahan.

Setelah pelaksanaan razia, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine terhadap WBP dan petugas. Sebanyak 100 WBP dan 50 petugas mengikuti pemeriksaan tersebut dengan melibatkan tenaga dari BNNK Kotawaringin Barat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika. Hasil tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Kepala Lapas Pangkalan Bun, Dawa’i, menyampaikan bahwa kegiatan razia gabungan dan tes urine merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah masuknya narkoba serta barang terlarang ke dalam Lapas. “Kami terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk memastikan Lapas Pangkalan Bun tetap aman dan bersih dari HALINAR. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta penguatan Program Akselerasi, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di Lapas,” ujar Dawa’i.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama serta press release yang disampaikan oleh perwakilan BNNK Kotawaringin Barat, Brimob, Polres Kotawaringin Barat, dan Kepala Lapas Pangkalan Bun. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Lapas Pangkalan Bun bersama jajaran aparat penegak hukum dan instansi terkait terus memperkuat deteksi dini, pengawasan, serta sinergi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari HALINAR.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *