MeKo ||BOGOR
Pemerintah Desa (Pemdes) Kota Batu kembali menggelar acara Halal Bihalal bersama jajaran RT/RW dan seluruh lembaga desa, pada Selasa (14/04/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Meskipun sempat mengalami perubahan jadwal dari pagi menjadi setelah waktu Zhuhur karena kesibukan Kepala Desa yang harus menghadiri undangan di Kecamatan, acara ini tetap berjalan lancar dan meriah. Bahkan, turunnya hujan saat acara berlangsung justru dianggap sebagai pertanda keberkahan.
Hujan Membawa Keberkahan
Ketua MUI Desa Kota Batu, Ridwan Hidayat, M.Pd, saat ditemui media menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme warga.
“Alhamdulillah, meskipun sempat pindah jadwal, ternyata undangan yang hadir mencapai 90 persen. Dan alhamdulillah turun hujan, karena di balik hujan itu ada banyak keberkahan. Mudah-mudahan doa-doa dan keinginan kita semua dikabulkan oleh Allah SWT,” ujar Ridwan.
Ia menekankan bahwa momen Halal Bihalal bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi harus menjadi nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, perbedaan pendapat atau pandangan adalah hal yang wajar dalam bermasyarakat, namun harus disikapi dengan kedewasaan.
“Tiap tahun kita adakan ini, dan wajar kalau dalam perjalanan satu tahun ada beda pendapat, namanya juga kehidupan. Namun kedepannya, saya ingin nilai-nilai halal bihalal ini diterapkan: saling menghargai, menyayangi, dan memahami tugas masing-masing. Baik tugas sebagai RT, RW, maupun pemerintahan desa, harus ada sinergi, saling mendukung, dan tidak saling menjatuhkan,” tegasnya.
Netralitas Lembaga, Dukungan Pribadi
Terkait dinamika kepemimpinan dan politik di desa, Ridwan menegaskan pentingnya menjaga netralitas kelembagaan. Namun, sebagai pribadi, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Kepala Desa saat ini, Hj. Ratna Wulansari.
“Kita kan harus netral sebagai lembaga, tapi secara pribadi kan boleh punya pilihan hati. Menurut saya, kepemimpinan Bu Hajjah Ratna ini sangat bagus. Beliau benar-benar mengutamakan kegiatan keagamaan dan kemanusiaan, bukan hanya mengerjakan tugas-tugas pemerintahan semata,” paparnya.
Lebih jauh, Ridwan menyebutkan bahwa jika Bu Ratna berkenan mencalonkan diri kembali pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) mendatang, ia secara pribadi siap memberikan dukungan.
“Insya Allah kalau beliau mencalonkan lagi, kemungkinan besar saya pribadi akan mendukung beliau. Karena buktinya sudah nyata, hal-hal yang bersifat keagamaan sangat diutamakan di bawah kepemimpinannya,” tutup Ridwan.
Acara yang dihadiri oleh seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi awal yang baru untuk menjaga kerukunan dan kemajuan Desa Kota Batu.











