MeKo || BOGOR
Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, SDN Sukasari menyiapkan rangkaian kegiatan yang bermakna dan melibatkan peran aktif orang tua murid. Penjabat Sementara Kepala Sekolah SDN Sukasari, Rina, menyampaikan rincian rencana kegiatan tersebut kepada awak media, Jumat (7/8/2026).
Ia menjelaskan, upacara peringatan 17 Agustus tetap dilaksanakan sebagaimana biasa. Namun, puncak perayaan dengan berbagai perlombaan bagi siswa baru akan digelar pada 21 Agustus mendatang. Setiap kelas nantinya akan menampilkan dua jenis lomba, dan seluruh persiapan kegiatan hingga penyediaan hadiah diserahkan sepenuhnya kepada partisipasi orang tua/wali murid.
“Seluruh persiapan kegiatan dan penyediaan hadiah diserahkan kepada orang tua. Peran kami hanya memfasilitasi dan menjaga agar suasana tetap menyenangkan bagi anak-anak,” ujar Rina.
Selain kegiatan perayaan, sekolah juga mendapat undangan istimewa dari Istana Kepresidenan dalam program “Merah Putih” untuk tampil mewakili Kota Bogor. Meskipun edaran resmi korps pengamanan sekolah telah dicabut, peran jaringan komunikasi tetap dijalankan sebagai jembatan informasi antara pihak sekolah dan orang tua murid.
Penting ditegaskan Rina, bahwa dalam seluruh rangkaian kegiatan sekolah tidak ada pungutan biaya sepeser pun. Segala perbaikan ringan atau penataan lingkungan seperti penanaman pohon dibiayai dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hal ini sejalan dengan program sekolah Adiwiyata, di mana sebelumnya telah sukses digelar gerakan “Satu Siswa Satu Pohon”.
“Persiapan menuju sekolah Adiwiyata memang harus dilakukan bertahap dan terencana. Kami pastikan semua kegiatan berjalan tertib, aman, dan bebas dari pungutan liar,” tegasnya.











