MeKo | Majalaya, Kabupaten Bandung — Setelah sebelumnya dilakukan inspeksi mendadak (sidak) oleh Satgas Citarum 2026 bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PT Terus Maju Jaya Perkasa (TMP) di Balekambang, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, kini melakukan progres perbaikan dalam pengelolaan limbah cair.
Sebelumnya, dalam sidak tersebut ditemukan adanya dugaan pembuangan limbah cair secara langsung ke selokan yang berada di sekitar area perusahaan.
Dansatgas Citarum 2026, Kol Inf Yanto Kusno Hendarto, SH, saat itu meminta pihak perusahaan agar melakukan pengelolaan limbah sesuai dengan baku mutu dan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan sekaligus mendorong seluruh pihak bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

Saat kembali dilakukan pengecekan oleh media bersama Baops 2 Serma Rezar dan anggota Satgas Citarum Sektor 2, kondisi di PT TMP yang berlokasi di Jalan Balekambang, Majalaya, Kabupaten Bandung, menunjukkan adanya progres perbaikan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Terus Maju Jaya Perkasa, Mr. Jen, saat dikonfirmasi media bersama Baops Sektor 2 Serma Rezar dan anggota Satgas Citarum.

Menurut Mr. Jen, pihak perusahaan telah membuat kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menampung limbah cair sebelum dilakukan proses pengolahan.
“Air limbah masuk ke kolam, kemudian kami dorong dengan pompa air untuk ditampung dan diolah terlebih dahulu melalui proses pengolahan sesuai dengan baku mutu,” ujarnya.
Ia menambahkan, progres perbaikan tersebut juga telah disampaikan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup.
Pihak perusahaan menjelaskan bahwa pabrik sebenarnya telah memiliki sistem IPAL sejak awal. Namun sebelumnya, air buangan dari boiler belum terhubung ke sistem IPAL dan masih mengalir ke saluran pembuangan luar.
Menindaklanjuti teguran dan arahan tersebut, perusahaan kini telah membangun bak penampungan sementara khusus untuk air buangan boiler, kemudian menggunakan pompa air untuk mengalirkannya ke dalam sistem IPAL yang sudah ada agar diproses sebelum dibuang.
“Kami berterima kasih atas saran dan arahannya. Kami telah mengikuti saran tersebut dengan melakukan perbaikan dan tidak membuang limbah langsung ke selokan,” kata Mr. Jen.***











