MeKo | JAKARTA TIMUR — Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur menggelar upacara peringatan ke-81 Hari Rapat Raksasa Ikada di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Senin (21/9/2026).
Upacara dipimpin Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin selaku pembina upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto, Sekretaris Kota Eka Darmawan, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko), serta unsur organisasi kemasyarakatan.
Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang peristiwa bersejarah Rapat Raksasa Ikada yang berlangsung pada 19 September 1945. Peristiwa tersebut menjadi salah satu simbol semangat persatuan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan yang baru diproklamasikan.
Dalam amanatnya, Munjirin menekankan pentingnya meneladani semangat keberanian, persatuan, dan gotong royong yang ditunjukkan para pejuang dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Rapat Raksasa Ikada adalah bukti nyata kemanunggalan rakyat dengan pemimpinnya dalam mempertahankan kemerdekaan. Bagi kita di jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur, nilai utama yang harus diambil adalah semangat gotong royong dan keteguhan hati dalam memberikan pelayanan terbaik tanpa henti kepada warga,” ujar Munjirin.
Menurutnya, nilai-nilai perjuangan tersebut tetap relevan di tengah dinamika pembangunan Jakarta. Integritas, profesionalisme, serta komitmen terhadap kepentingan masyarakat perlu terus menjadi landasan bagi seluruh jajaran pemerintah dalam melaksanakan tugas.
Dalam rangkaian upacara, peserta juga diajak menyimak kilas balik sejarah Rapat Raksasa Ikada sebagai upaya menyegarkan kembali ingatan kolektif tentang pentingnya persatuan dan semangat mempertahankan kedaulatan bangsa.
Melalui peringatan tersebut, Pemkot Administrasi Jakarta Timur berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga, serta memperkuat sinergi lintas sektor.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya Jakarta Timur yang aman, sejahtera, dan berkelanjutan.**











