MeKo || Jakarta
PARA ulama, ustadz, habib dan santri-santrinya yang tergabung dalam Majelis Pecinta Rasul (MPR) bertemu dam bersilaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Selasa (21/4/26).

Kedatangan rombongan Majelis Pecinta Rasul dipimpin langsung oleh KH Zulkifli Muharam Abu Hanifa didampingi sejumlah pengurus Majelis Pecinta Rasul dan kiai dan santri.
Dalam kesempatan silaturahmi itu, rombongan Majelis Pecinta Rasul diterima oleh perwakilan dari Anggota WANTIM MUI Pusat Tuan Guru KH Drs. Dedi Hermanto, yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam (Formula).
KH Zulkifli Muharam menyampaikan keprihatinannya atas munculnya organisasi bernama Bagong Mogok.
“Kami sangat memperihatikan munculnya organisasi atau komunitas Bagong Mogok, yang dipimpin oleh seorang pejabat di Komisi Pemberantasn Korupsi,” kata KH Zulkifli Muharam.
Selain itu, kata KH Zulkifli Muharam, organisasi atau komunitas Bagong Mogok memiliki lambang kepala babi.
“Hal ini sangat memprihatinkan dan sangat menyinggung umat Islam. Karena itu, kami bersilahturahmi untuk menyampaikan keberatan kami atas organisasi Bagong Mogok kepada Majelis Ulama Indonesia untuk menjadi perhatian MUI,” kata KH Zulkifli Muharam.
” Tidak semua Kebenaran, Menghasilkan Perbuatan baik, kebenaran dan kebaikan harus berdampak terhadap ketenangan, kenyamanan dan kedamaian,” Demikian Ujar Ketum PB FORMULA, Tuan Guru Dedi.











