MeKo|| Jakarta
Kedutaan Besar Swedia di Jakarta sukses menggelar JOIN SWEDEN Study & Career Day 2026 di Artotel GBK Senayan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses generasi muda Indonesia terhadap peluang pendidikan dan karier global, khususnya di Swedia.
Acara tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Lebih dari 2.000 peserta mengikuti kegiatan secara luring maupun daring untuk mendapatkan informasi lengkap seputar studi, beasiswa, hingga kesempatan kerja di Swedia. Antusiasme ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap pendidikan di negara Nordik tersebut. Data 2024–2025 mencatat jumlah pelajar Indonesia ke Swedia naik 17 persen dibanding periode sebelumnya.
Dalam ajang ini, sejumlah universitas ternama dunia turut hadir, di antaranya Lund University, Uppsala University, Stockholm University, Chalmers University of Technology, KTH Royal Institute of Technology, hingga World Maritime University. Kehadiran institusi pendidikan bergengsi tersebut menunjukkan kuatnya ekosistem riset dan inovasi yang ditawarkan Swedia.
Tak hanya sektor pendidikan, berbagai perusahaan global asal Swedia seperti Ericsson, IKEA, Volvo Cars, Swedcham, dan Epiroc juga ikut ambil bagian. Para peserta mendapat gambaran langsung mengenai dunia kerja internasional yang mengedepankan keberlanjutan, inovasi teknologi, serta kolaborasi lintas negara.
Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Daniel Blockert, menegaskan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk tampil di panggung global. Melalui JOIN SWEDEN, Kedutaan Besar Swedia ingin membuka jalan bagi anak muda Indonesia agar menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan masa depan.
Senada dengan itu, perwakilan Ericsson, Ronni, menyampaikan kekagumannya terhadap kualitas talenta muda Indonesia. Ia menilai Indonesia memiliki sumber daya manusia yang kompetitif dan berpotensi besar mendukung pertumbuhan ekonomi digital, sehingga perusahaan sangat terbuka untuk merekrut tenaga kerja yang memenuhi kualifikasi.
Selain sesi inspiratif, peserta juga memperoleh pembekalan praktis mulai dari persiapan dokumen beasiswa, pengembangan profil profesional, hingga strategi menembus pasar kerja global. Inisiatif ini dinilai tidak hanya mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Swedia, tetapi juga mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon melalui sektor teknologi informasi, energi terbarukan, dan ilmu hayati.
Bagi masyarakat yang belum sempat hadir, Kedutaan Besar Swedia tetap menyediakan akses informasi dan materi digital melalui platform registrasi resmi sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam mendukung pengembangan talenta Indonesia.











