Menu
mediakoran.com

Kapolsek Cikalongwetan Berikan Pembinaan Karakter dan Penyuluhan Kenakalan Remaja kepada 250 Pelajar dalam Program Police Goes to School

  • Share

MeKo | Bandung Barat – Dalam rangka membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan taat hukum, Polsek Cikalongwetan Polres Cimahi melaksanakan kegiatan Police Goes to School dengan memberikan pembinaan karakter serta penyuluhan tentang kenakalan remaja kepada peserta didik gabungan dari SMK IGASAR PINDAD dan LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (23/7/2026) mulai pukul 10.00 WIB di LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia, Kabupaten Bandung Barat, berdasarkan undangan LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia Nomor 040/LEMDIKLAT-TNI/VII/2026 tanggal 18 Juli 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. selaku pemateri, didampingi Kasium Polsek Cikalongwetan Aiptu Tedi Iswahyudi, jajaran staf dan pengurus LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia, serta sekitar 250 peserta didik dari SMK IGASAR PINDAD dan LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, serta sambutan dari pimpinan LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia yang menyampaikan apresiasi kepada Polsek Cikalongwetan atas sinergi dalam memberikan pembinaan kepada para pelajar dan taruna. Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menegaskan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan dan Kepolisian sangat penting dalam membangun karakter generasi muda agar memiliki kedisiplinan, integritas, dan kepatuhan terhadap hukum.

Pada sesi penyampaian materi, Kapolsek Cikalongwetan memberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang saat ini banyak terjadi di lingkungan pelajar, di antaranya tawuran, perundungan (bullying), balap liar, penyalahgunaan narkotika, vandalisme, perjudian daring (online), penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga penyalahgunaan media sosial.

Selain menjelaskan berbagai bentuk kenakalan remaja, peserta juga diberikan pemahaman mengenai faktor-faktor penyebabnya, mulai dari kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh lingkungan pergaulan, minimnya pembinaan moral dan agama, hingga dampak negatif penggunaan media sosial yang tidak bijaksana.

Dalam penyampaiannya, Kapolsek juga menjelaskan dasar hukum yang mengatur berbagai bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh anak maupun remaja, di antaranya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. menegaskan bahwa pembinaan karakter harus menjadi benteng utama bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh perilaku menyimpang.

“Melalui kegiatan Police Goes to School ini kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar bahwa masa depan mereka sangat ditentukan oleh pilihan yang mereka ambil hari ini. Hindari tawuran, penyalahgunaan narkoba, bullying, balap liar maupun penyalahgunaan media sosial, karena semua tindakan tersebut memiliki dampak yang sangat besar, baik terhadap diri sendiri, keluarga maupun lingkungan,” ujar AKP Deden Indrajaya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk membangun karakter yang kuat dengan disiplin, jujur, bertanggung jawab, serta menghormati orang tua, guru, dan sesama.

“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak baik, serta mampu menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Kepolisian akan terus hadir memberikan edukasi dan pembinaan sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana para peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait penanganan kenakalan remaja, batasan hukum bagi anak, serta langkah-langkah pencegahan terhadap pengaruh negatif lingkungan maupun media sosial. Seluruh pertanyaan dijawab secara komunikatif dengan disertai contoh-contoh kasus yang pernah terjadi di wilayah Kecamatan Cikalongwetan.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya menjaga perilaku, menaati aturan hukum, serta membangun karakter yang positif sejak dini. Selain itu, kegiatan ini semakin mempererat sinergi antara Polsek Cikalongwetan, LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia, dan SMK IGASAR PINDAD dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda.**

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *