Menu
mediakoran.com

Hadiri Maulid Nabi di Cililitan, Munjirin Ajak Warga Jaga Lingkungan dan Cegah Kebakaran

  • Share

MeKo || Jakarta Timur, 15 Agustus 2026

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Musala Assaadah, Jalan SMA 14, RT 002/RW 04, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Majelis Taklim Assaadah tersebut digelar dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Munjirin hadir didampingi Camat Kramat Jati Kamal Alatas.

Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan ketakwaan, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Munjirin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan lingkungan agar tetap kondusif. Ia juga mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana, terutama kebakaran di tengah kondisi cuaca panas.

Munjirin meminta masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan bencana, antara lain dengan menjaga lingkungan, mewaspadai berbagai sumber yang berpotensi memicu kebakaran, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap rumah.

Selain itu, Munjirin mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui gerakan memilah sampah dari sumbernya. Menurutnya, kebiasaan tersebut merupakan bagian penting dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan dan lingkungan.

Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan lingkungan Jakarta yang aman, nyaman, bersih, dan berkelanjutan.

“Melalui kepedulian dan kolaborasi bersama, kita dapat menjaga lingkungan tetap aman, nyaman, dan bersih, sekaligus mendukung program-program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Munjirin.

Munjirin berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan meningkatkan ketakwaan masyarakat.

“Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW hendaknya terus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun kepedulian dan kebersamaan di lingkungan masyarakat,” tuturnya.
:

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *