MeKo || BOGOR – 3 Juni 2026
Kota Bogor memperingati Hari Jadinya yang ke-544. Tepat 544 tahun sejak 3 Juni 1482, Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi dinobatkan sebagai raja Pakuan Pajajaran, Bogor terus tumbuh sebagai kota sejarah, kota hujan, dan rumah bagi lebih dari 1 juta jiwa.
Di usia yang matang ini, Bogor membawa warisan besar: Kebun Raya Bogor sebagai laboratorium alam tertua di Asia Tenggara, Istana Bogor sebagai saksi sejarah bangsa, serta budaya Sunda yang tetap hidup di tengah modernisasi. Semangat “Bogor Teu Nyusahkeun” dan Panca Karsa menjadi fondasi membangun kota yang religius, nyaman, cerdas, dan sejahtera.
Namun peringatan ke-544 juga menjadi momen refleksi. Tantangan urban seperti kemacetan, banjir, penyempitan ruang terbuka hijau, dan pengelolaan sampah menuntut kerja kolektif pemerintah, warga, akademisi, dan komunitas. Bogor tidak hanya butuh perayaan, tapi aksi nyata agar 544 tahun menjadi pijakan lompatan, bukan hanya nostalgia.
Selamat Hari Jadi ke-544 untuk Kota Bogor. Semoga hujan tetap berkah, warganya tetap hangat, dan kotanya terus membaik untuk generasi mendatang.
Jayalah Bogor!
Andy Java
Pemerhati lingkungan dan budaya











