MeKo || BOGOR
Andri Nugraha, yang akrab disapa Anyu, menjadi salah satu figur yang maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Putra asli daerah ini tampil dengan mengandalkan rekam jejak personal, bukan trah keluarga.
Selama hampir dua dekade, nama Anyu sudah tidak asing di telinga warga Cigombong. Ia dikenal karena konsistensinya dalam kegiatan sosial, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selama hampir 20 tahun, Anyu aktif sebagai pembina dan pelatih olahraga tenis meja. Kiprahnya di dunia olahraga membuatnya memiliki kedekatan khusus dengan generasi muda di wilayah Cigombong.
Selain di olahraga, ia juga terjun ke dunia usaha sektor kuliner. Anyu aktif mengembangkan potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal sebagai upaya menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa.
Anyu juga menaruh perhatian besar pada bidang seni budaya. Baginya, pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan dan identitas masyarakat Cigombong.
Sebagai bentuk keseriusan dan pembuktian komitmen sebelum pemilihan, Andri Nugraha langsung merealisasikan program kerja nyata di bidang infrastruktur.
Pada awal Juli 2026, ia turun langsung membiayai dan merealisasikan perbaikan jalan rusak di wilayah Perumahan Villa Mutiara Lido (Vilmut). Perbaikan difokuskan pada akses jalan masuk yang menghubungkan Blok D, E, dan F yang selama ini dikeluhkan warga.
Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya disampaikan Hendi, warga Cigombong.
“Kami warga Vilmut Blok D merasakan langsung manfaatnya. Jalan yang dulu rusak dan becek sekarang sudah diperbaiki. Ini bukti nyata Pak Anyu peduli dengan kebutuhan dasar warga, bukan cuma janji. Kami berharap ke depan Cigombong dipimpin orang yang benar-benar turun ke lapangan,” ujar Hendi. Kamis, (16/7/2026).
Dengan mengusung semangat kebersamaan dan keberpihakan kepada masyarakat, Andri Nugraha “Anyu” berharap dapat membawa perubahan positif bagi Desa Cigombong melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.











