MeKo || Jakarta, Askara
Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI) menggelar kegiatan rutin Gathering Lansia bertema “Healthy Spine, Happy Life” di Cosmo Amaroossa Hotel, Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Lansia Nasional yang diperingati setiap 29 Mei.
Acara berlangsung meriah dan penuh kehangatan dengan dihadiri ratusan lansia, komunitas senam, pemerhati kesehatan, serta sejumlah mitra yang selama ini mendukung program kesehatan tulang dan pencegahan osteoporosis di Indonesia.
Ketua Umum PERWATUSI, Anita A. Hutagalung, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Lansia Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan masyarakat bahwa usia lanjut adalah sebuah prestasi kehidupan yang patut disyukuri.
“Mencapai usia lansia dalam keadaan sehat dan bugar adalah sebuah prestasi bagi kita semua. Apalagi saat ini rata-rata usia harapan hidup masyarakat Indonesia terus meningkat hingga mencapai 75 sampai 80 tahun. Karena itu, kesehatan harus terus dijaga agar usia panjang yang dianugerahkan Tuhan tetap berkualitas dan membahagiakan,” ujar Anita.
Menurutnya, lansia tidak hanya diharapkan panjang umur, tetapi juga mampu tetap aktif, mandiri, produktif, dan memberikan kontribusi positif bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Anita menegaskan PERWATUSI sebagai organisasi nirlaba memiliki komitmen untuk terus mendampingi masyarakat lansia agar tetap sehat, kuat, bugar, dan bahagia.
“Kepedulian ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak yang memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kualitas hidup lansia Indonesia,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Anita juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh, relawan, komunitas, serta perusahaan yang selama ini mendukung berbagai program PERWATUSI, di antaranya Entrasol, PT SSP, PT Bayan, Beta Farma, Laboratorium Mahakam, APL Pharmacy, Guardian, Eka Hospital, serta berbagai komunitas senam lansia yang aktif mengikuti kegiatan organisasi.
Selain menjadi ajang silaturahmi, Gathering Lansia juga menghadirkan edukasi kesehatan tulang dan tulang belakang, pemeriksaan kesehatan, serta latihan fisik ringan yang dirancang khusus untuk membantu lansia menjaga kepadatan tulang, kesehatan sendi, dan mencegah risiko osteoporosis.
Tema “Healthy Spine, Happy Life” dipilih untuk meningkatkan kesadaran bahwa kesehatan tulang belakang merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas hidup di usia lanjut.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, International Osteoporosis Foundation (IOF), PEROSI, Kormi, Eka Hospital Bekasi, Purnomo Yusgiantoro Center, APL, MBF, Mahakam Beta Farma, Entrasol, Guardian, SSP, Bayan Group, serta sejumlah mitra strategis dari sektor kesehatan dan swasta.
Melalui kegiatan berbasis komunitas seperti ini, PERWATUSI berharap semakin banyak lansia yang memahami pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak dini sehingga dapat menikmati masa tua secara mandiri, sehat, aktif, dan bahagia.
Menutup sambutannya, Anita mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat hidup sehat dan memperkuat tali persaudaraan di antara sesama lansia.
“Ayo bersama kita kuatkan tulang, agar terus bugar dan bahagia bersama PERWATUSI,” ujarnya disambut tepuk tangan para peserta.











