MeKo|| BANDUNG UTARA
Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jasa Giri Pusaka melaksanakan kegiatan penanaman pohon di kawasan wisata Langlang Panyawangan. Kegiatan penanaman tersebut dilaksanakan di Petak 68a, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Wanayasa, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cisalak, yang secara administratif berada di Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, dalam keterangan yang diterima pada Kamis (12/02/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Perhutani (Asper) Cisalak Usep Herawan, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Wanayasa Samsu, serta Ketua Koperasi Jasa Giri Pusaka Dede Warsid bersama anggota dan mitra wisata di wilayah Wanayasa.
Administratur KPH Bandung Utara, Dedy S.J. Mulyanto, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman dilakukan secara kolaboratif antara Perhutani, LMDH, koperasi, dan mitra wisata. Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi damar, rasamala, serta berbagai tanaman endemik yang berasal dari kawasan hutan setempat.
“Penanaman ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia, sekaligus menjadi agenda rutin Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan di sekitar kawasan wisata. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik objek wisata yang ada,” jelas Dedy.
Ia menambahkan bahwa penanaman pohon merupakan langkah nyata dalam menjaga ekosistem, memperkuat fungsi ekologis hutan, serta melestarikan lingkungan, khususnya di kawasan wisata Langlang Panyawangan dan sekitarnya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Jasa Giri Pusaka, Dede Warsid, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kita turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam. Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin, karena menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Perhutani, LMDH, jkoperasi, mitra wisata, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam serta meningkatkan potensi wisata hutan secara berkelanjutan.(*)











