MeKo|| Jakarta, 31 Agustus 2025
Menyikapi situasi nasional akhir-akhir ini yang diwarnai oleh gelombang demonstrasi di berbagai daerah, Pemuda ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) menyampaikan sikap resmi sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan demokrasi, keadilan sosial, dan kesejahteraan rakyat.
Berikut pernyataan sikap yang disampaikan Ketua Umum Pemuda ICMI Ismail Rumadhan dan Sekjen Alfian Arif.
Pertama, kami mendukung sepenuhnya aksi penyampaian aspirasi dari berbagai elemen masyarakat. Demonstrasi adalah bagian dari hak demokrasi warga negara, yang seharusnya menjadi sarana perbaikan tata kelola pemerintahan agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada rakyat.
Kedua, kami menolak keras segala bentuk tindakan anarkis yang justru merugikan masyarakat sendiri, seperti perusakan fasilitas umum, penyerangan, maupun tindakan provokatif lainnya. Aspirasi rakyat akan lebih kuat bila disampaikan dengan damai dan bermartabat.
Ketiga, kami mendesak Kapolri untuk segera mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan institusional atas peristiwa meninggalnya seorang driver ojek online dalam aksi demonstrasi. Peristiwa tragis tersebut menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya secara profesional, humanis, dan sesuai prinsip demokrasi.
Keempat, kami meminta Presiden Republik Indonesia untuk segera mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang terbukti menimbulkan dampak buruk bagi kesejahteraan rakyat. Pemerintah harus lebih peka mendengar aspirasi masyarakat, serta mengedepankan dialog dan partisipasi publik dalam setiap pengambilan keputusan strategis.
Pemuda ICMI percaya bahwa bangsa Indonesia mampu melewati situasi ini bila semua pihak mau mengedepankan jalan damai, dialog, dan tanggung jawab moral demi terciptanya Indonesia yang adil, sejahtera, dan demokratis.