MeKo || Bogor, Sabtu 4 April 2026
Kegiatan manasik haji terintegrasi tingkat Kabupaten Bogor kembali digelar sebagai bagian dari persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Bogor.

Kepala Kantor Kementerian Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kabupaten Bogor, Muslimin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan jemaah, baik dari sisi pemahaman manasik maupun kesiapan menghadapi kebijakan pemerintah.
“Manasik haji tingkat kabupaten ini menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana kesiapan jemaah, terutama terkait pemahaman ilmu manasik yang sebelumnya telah diberikan di tingkat kecamatan dan kelompok bimbingan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain penguatan materi manasik, pihaknya juga menyampaikan berbagai kebijakan terbaru pemerintah terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, termasuk hak dan kewajiban jemaah.
“Dengan harapan, saat pelaksanaan nanti, jemaah sudah benar-benar paham, baik dari sisi ibadah maupun aturan yang berlaku,” tambahnya.
Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Bogor tahun ini tercatat sebanyak 2.505 orang. Sementara untuk kategori jemaah lanjut usia (lansia), masih dilakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan angka pasti.
Di tengah berbagai tantangan, pihak penyelenggara menegaskan bahwa pengawasan dan persiapan tetap dilakukan secara maksimal, termasuk dalam aspek kesehatan jemaah.
“Kami terus melakukan pengawasan dan persiapan secara optimal agar penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar,” kata Muslimin.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama kakanwil bupati di wakili wakil ketua pks agus salim Wilayah, pemerintah daerah, serta para petugas yang nantinya akan mendampingi jemaah selama di Tanah Suci.
Selain itu, jemaah juga diimbau untuk terus mengulang materi manasik yang telah diberikan agar tidak lupa saat pelaksanaan ibadah haji nantinya.
Imas











