MeKo||Toraja Utara
Kolaborasi lintas negara kembali membuahkan hasil nyata. Kerja sama antara Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) dan Badan Misi Korea sukses merealisasikan pembangunan lima gereja di berbagai wilayah pelayanan Indonesia.
Dalam peresmian Pos PI GGP Lembah Pujian To’Lemo, Barupu, Ketua Umum GGP Pdt. Dicky Suwarta, M.Th., diwakili secara resmi oleh Sekretaris Umum Pdt. Robertus Sela, M.Th., yang hadir memimpin rangkaian acara dan menerima laporan pembangunan dari jemaat.
Kehadiran Sekretaris Umum menegaskan soliditas kepemimpinan sinode dalam memastikan setiap program pelayanan berjalan hingga tuntas dan berdampak.
Lima Gereja, Bukti Komitmen Nyata
Realisasi kerja sama yang difasilitasi oleh Pdt. Philip Kang bersama Badan Misi Korea ini tidak berhenti pada seremoni penandatanganan. Sepanjang 2025, dukungan telah menjangkau lima wilayah: Sultanbatara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sumatera Bagian Selatan, dan Sumatera Utara.
Di Toraja Utara, pembangunan gereja telah selesai 100 persen dan siap didewasakan menjadi jemaat mandiri. Laporan fisik pembangunan diserahkan langsung kepada tim Badan Misi Korea sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelayanan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Daerah Sultanbatara Pdt. Simon Ruma, para pimpinan wilayah, serta jemaat yang memenuhi lokasi peresmian dengan penuh sukacita.
Dua Keluarga Korea Jadi Inspirasi
Sorotan utama datang dari kehadiran dua keluarga donatur asal Korea Selatan:
Mr. HWANG EU GU – Mrs. JANG MYEONG HEE
Mr. PARK YOUNG CHOOL – Mrs. KWON MI YOUNG
Keduanya hadir langsung menyaksikan hasil dukungan mereka yang kini menjadi rumah ibadah bagi jemaat di Barupu. Didampingi Pdt. Philip Kang serta Pdt. Edward Kusoy dari GGP Solagratia Sidoarjo, suasana peresmian berlangsung hangat dan penuh haru.
Sebagai bentuk apresiasi, pimpinan GGP menyerahkan plakat penghargaan dan menyematkan pin GGP kepada para donatur, simbol persaudaraan pelayanan antara Indonesia dan Korea Selatan.
Target 2026: Jangkauan Lebih Luas
GGP berharap kemitraan ini terus berlanjut sehingga pada 2026 semakin banyak Pos Pekabaran Injil memperoleh dukungan pembangunan dan pembinaan.
Dari Toraja Utara, pesan kolaborasi itu menyebar luas: kepemimpinan sinode berjalan selaras, kemitraan lintas bangsa semakin kuat, dan pelayanan gereja terus bergerak maju.
Jurnalis: Romo Kefas











