MeKo|| Jakarta
Di usia yang ke-18, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tidak lagi sekadar menjadi partai yang tumbuh, melainkan partai yang telah melewati banyak ujian sejarah. Momentum itu disambut dengan ucapan hangat dari Wakil Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira), Irjen Pol (Purn) Drs. Herry Dahana, S.H., M.Si.
Dalam pernyataannya, Herry Dahana menyampaikan selamat ulang tahun kepada Gerindra, seraya menitipkan pesan yang terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya berat: jangan pernah meninggalkan rakyat.
“Selamat ulang tahun ke-18 untuk Partai Gerindra. Delapan belas tahun adalah usia kedewasaan. Semoga Gerindra semakin matang, semakin kuat, dan semakin setia pada cita-cita besar: memperjuangkan keadilan dan keberpihakan kepada rakyat,” ujar Herry Dahana, Jumat (6/2).
Menurutnya, perjalanan panjang Gerindra bukanlah perjalanan yang mulus. Gerindra lahir dari kegelisahan banyak orang yang ingin Indonesia berdiri lebih tegas, lebih mandiri, dan lebih bermartabat. Bertahun-tahun Gerindra berjalan dalam badai politik, menghadapi pasang surut, hingga akhirnya mengantarkan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, menerima mandat sebagai Presiden Republik Indonesia.
Namun, kata Herry, kemenangan bukan garis akhir. Justru kemenangan adalah awal dari tanggung jawab yang lebih sunyi dan lebih berat.
“Ketika sudah berada di puncak, yang dibutuhkan bukan lagi tepuk tangan. Yang dibutuhkan adalah keberanian untuk tetap ingat. Ingat pada rakyat kecil. Ingat pada mereka yang berharap. Ingat pada mereka yang selama ini menunggu keadilan,” katanya.
Herry Dahana menegaskan, sebagai bagian dari keluarga besar Gekira, LBH Gekira akan terus mendukung kerja-kerja penguatan hukum dan pendampingan masyarakat, khususnya bagi warga yang tidak punya daya, tidak punya akses, dan sering kali tidak punya suara.
“LBH Gekira percaya, Gerindra yang besar adalah Gerindra yang tetap punya hati. Gerindra yang menang adalah Gerindra yang tetap punya kepekaan,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Herry kembali mengucapkan selamat dan berharap HUT ke-18 ini menjadi pengingat bahwa kekuasaan sejatinya adalah amanah, dan amanah hanya akan bermakna jika dijalankan dengan keberanian serta ketulusan untuk melayani.










