MeKo | Kabupaten Bandung, 18 Agustus 2026 — Satgas Citarum Harum Sektor 1 melaksanakan inspeksi mendadak dan pengecekan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PT Papyrus Sakti, Jalan Raya Banjaran KM 16 No. 162, Desa Batu Karut, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Kamis (18/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pjs Dansektor 1 Kapten Inf Sachrizal, didampingi Baops Sektor 1 Sema Haedar, Dansub 7 Pelda Dadan Sunandar beserta tiga orang anggota, tenaga ahli, serta staf dan direksi PT Papyrus Sakti.
Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari upaya Satgas Citarum Harum dalam memastikan pengelolaan limbah industri berjalan dengan baik dan tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, khususnya dalam mendukung pengendalian pencemaran di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Dalam pemeriksaan di lapangan, tim mengecek kondisi serta proses pengolahan air limbah yang dilakukan perusahaan. Berdasarkan hasil pengecekan, kondisi pengelolaan IPAL PT Papyrus Sakti secara umum berada dalam keadaan baik.
Proses pengolahan air limbah telah melalui beberapa tahapan, yaitu proses fisika, kimia, dan biologi. Sementara itu, sistem aerasi telah menggunakan metode sparging yang berfungsi mendukung efektivitas proses pengolahan air limbah sebelum hasil olahan dikeluarkan.
Selain melakukan pengecekan terhadap sistem pengolahan, tim juga melaksanakan pengukuran terhadap sejumlah parameter kualitas air limbah. Dari hasil pengukuran diperoleh pH sebesar 7,01, COD 91,94 mg/L, suhu 25,2°C, dan TSS 39,28 mg/L.
Pjs Dansektor 1 Kapten Inf Sachrizal menyampaikan bahwa kegiatan inspeksi tersebut merupakan bentuk pengawasan dan komitmen Satgas Citarum Harum dalam menjaga kualitas lingkungan serta memastikan perusahaan menjalankan pengelolaan air limbah secara bertanggung jawab.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, secara umum kondisi IPAL PT Papyrus Sakti berjalan dengan baik. Namun demikian, kami mengharapkan pihak perusahaan tetap konsisten dalam mengoperasikan IPAL dan melakukan pemantauan secara berkala agar kualitas air limbah hasil olahan tetap terjaga sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kapten Inf Sachrizal.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan limbah industri yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya pencemaran terhadap badan air yang terhubung dengan DAS Citarum.
“Kami mengajak pihak perusahaan untuk terus mempertahankan kinerja pengelolaan IPAL. Jangan sampai terjadi penurunan kualitas pengolahan yang dapat berdampak terhadap lingkungan. Pengawasan dan pemantauan harus dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Kapten Inf Sachrizal juga menekankan bahwa upaya menjaga kebersihan dan kelestarian DAS Citarum membutuhkan sinergi dari seluruh pihak, termasuk pemerintah, Satgas Citarum Harum, pelaku industri, dan masyarakat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan dan pengukuran parameter kualitas air limbah, pengelolaan IPAL PT Papyrus Sakti dinilai dalam kondisi baik dan memenuhi ketentuan yang berlaku. Satgas Citarum Harum akan terus melakukan pemantauan sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga kualitas lingkungan dan mendukung percepatan pengendalian pencemaran DAS Citarum.
Kegiatan inspeksi mendadak dan pengecekan IPAL tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.***











