Ini Jawaban SMPN 1 Cikande Terkait Biaya Perpisahan Siswa, Itu Sudah Kesepakatan saat Rapat

Serang | mediakoran.com

Menanggapi Unek unek serta keluhan Wali Murid perihal Tarif Biaya Perpisahan Siswa siswi kelas 9 dan Uang partisipasi dari Kelas 7 – 8 SMPN 1 Cikande beberapa waktu lalu, ini Jawaban dari Kepala Sekolah SMPN 1 Cikande, Muhri saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (30/6/22) bersamaan dengan dihadirkannya Ketua Komite, Sekretaris, Bendahara.

Dikatakannya, “Sebenarnya hal terkait biaya perpisahan itu sudah sesuai kesepakatan saat diadakannya rapat komite dengan orangtua murid, semua sudah jelas dirinci terkait apa saja yang dibutuhkan saat hari H perpisahan siswa-siswi,” Terang Muhri.

Kemudian, adapun dengan biaya foto yang dikatakannya itu harus dibayar itu tidak di paksakan, “Soal foto yang katanya harus bayar lagi, itu buat album loh ya, itu jika siswa siswa mau membuatkan sejenis foto kenang kenangan, kita hanya mempermudah makanya disiapkanlah itu tukang foto, bagi siapa yang mau ya silahkan itu, jadi tidak dipaksakan, itu diluar konteks dari pembahasan saat Rapat Komite dengan Orangtua, tapi untuk biaya yang dianggarkan untuk keperluan foto yang sudah ada dalam rincian itu, ya itu memang harus, karena itu buat pemberkasan siswa, itu wajib.” urai Kepsek SMPN 1 Cikande.

Ditempat yang sama Ketua Komite SMPN 1 Cikande, Rahmat didampingi sekretaris dan bendaharanya, menjelaskan, “dalam rapat saat itu sebenarnya sudah sangat gamblang dibahas, dan forum saat itu terbuka untuk diskusi, atas dasar itulah kesepakatan terkait biaya yang sudah dirinci tersebut sudah jelas disebutkan untuk apa, dan untuk sarananya apa,” Ujar Rahmat.

Sependapat dengan Rahmat, Sekretaris Komite SMPN 1 Cikande, Nanang, “Ya itulah kenapa saat rapat, orang tua berperan untuk membuka suara saat diadakannya rapat, kan saat itu ruang diskusi terbuka untuk orangtua, karena ini demi kelancaran dan kepentingan anak anak sekolah,” Imbuhnya.

Harapan kami ke depan, para wali murid atau orangtua dari siswa, ”jika sifatnya itu untuk kepentingan anak anak, orangtua silahkan dibicarakan saat rapat, disitulah gunanya kita membuka ruang pembahasan, disitu kita terbuka, tidak ada yang kita tutup tutupi, nah terkait hal ini, itu sudah disepakati para orang tua, jadi itu hanya miss informasi saja,” Tutup Nanang mengakhiri.

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *